Tentang Trik Tangani Anak Autis Tantrum
by Shara Nurrahmi, S.Pd March 25, 2019 Anak autis adalah anak Unique yang membutuhkan ekstra perhatian para ibu. Setiap anak membutuhkan penanganan yang berbeda beda terutama pada anak autis, down syndrome dan idiot.
Anda tentu boleh menyuapinya saat tekstur makanan anak membuatnya tidak bisa dibiarkan makan sendiri.
Metode ini dipercaya mampu mengarahkan energi anak ke hal yang positif. Kegiatan membuat kerajinan yang repetitif ini justru efektif untuk anak autis yang mudah terdistraksi.
Ada banyak cara melatih kesabaran menghadapi anak. Taat dan konsisten pada peraturan yang sudah dibuat adalah kunci menghadapi anak tantrum. Jangan sekali-kali dilanggar karena akan dijadikan celah oleh si anak.
Mungkin butuh kesabaran ekstra dalam menghadapi anak autis. Anda harus memiliki lebih banyak waktu dan tenaga dalam menghadapinya.
Pada anak-anak dengan autisme, ini semua lebih kompleks karena tantrum dapat terlihat seperti amukan tetapi membutuhkan serangkaian keterampilan dan tanggapan yang sama sekali berbeda. Di bawah ini adalah tiga petunjuk bermanfaat sebagai cara mengatasi tantrum pada anak autis atau Autism Spectrum Ailment (ASD).
Hal terpenting untuk mengatasi trauma perceraian pada anak adalah dengan memberikan perhatian serta kasih sayang yang sama dengan sebelumnya. Berikan anak waktu untuk beradaptasi secara perlahan.
Lantaran tak bisa mengungkapkan perasaan dengan benar, anak kecil akan menunjukkan bahwa mereka kesal atau frustrasi dengan ledakan atau amukan. Tantrum bisa terjadi saat anak sedang lelah, lapar, atau tidak nyaman.
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, biasanya tantrum terjadi karena anak tidak mampu mengekspresikan emosinya yang kuat melalui kata-kata. Untuk meminimalkan risiko si Kecil tantrum, Mama bisa membantunya berlatih cara mengomunikasikan perasaannya.
Dan biarkan si kecil menangis di dekapanmu hingga ia tenang dan berhenti menangis. Dengan menunjukkan sikap ini, anak bisa saja langsung luluh.
Mereka seakan merasa ingin mandiri. Anda bisa menawarkan pilihan kecil seperti, membiarkan anak sikat gigi sendiri dan mengambil minum.
Jika tak bisa menahan diri, tak bisa mempertahankan mimik wajah netral, segera berlalu dari hadapan anak.
"Kalau di community Area, bawa ke tempat aman untuk supaya bisa menenangkan dia. Kita bisa alihkan atau Cara Mengatasi Anak Autis bawa ke tempat sepi," ucap Saskhya.
Pada fase ini, pasti banyak emosi yang berkecamuk dalam hati dan pikiran anak. Tapi anak-anak biasanya mentupi dan menyembunyikan hal itu karena tidak ingin orangtua sedih atau marah.